Akh....
Udah hampir setahun x yak saya gak produktif lagi menulis. Tapi x ini saya pastikan apa yang saya ingin sajikan ke teman2 adalah hal terindah dalam hidup saya yang telah saya jalani bersama suami saya tercinta. Mungkin flashback dulu ke satu tahun lebih yang lalu. Hal yang sangat menyedihkan bagi pasutri seperti kami harus kehilangan buah hati tanpa sempat menjalani proses kehamilan hingga 9 bulan karena keguguran. Sudah menjadi ketetapan Allah seperti itu. Namun kami berdua pasrah dan menanti hikmah dari peristiwa itu.
Apa hikmahnya? Ternyata Allah sungguh Maha Baik. Allah memberikan kesempatan kepada kami berdua untuk bersama2 melewati waktu berdua terlebih dahulu. Subhanallaah. Memang keinginan untuk langsung hamil lagi begitu membuncah, namun semakin dipikir memang kami berdua harus melewati momen-momen indah terlebih dulu. Saya keguguran saat kehamilan belum genap 2 bulan tepatnya 30 September 2011. Kami menikah Mei 2011. Setelah itu perjalanan hidup kami sungguh beraneka warna. Alhamdulillaah suami sering dinas keluar kota sehingga saya bisa ikut suami. Februari 2012 saya beserta teman di Sangkima (sama2 anak rantau) resmi membuka les privat untuk anak SD setempat. Kesibukan pun dimulai, animo masyarakat kian cetar membahana dan kami pun semangat hehe... Lalu, Mei 2012 saya dan suami berlibur ke pulau Bali dan Lombok ala backpacker ^^ (sebenarnya harus ditulis juga ni perjalanannya) selama 7 hari. Benar2 seru karena kami berdua hanya bermodalkan GPS doang selama disana haha... Alhamdulillah, juni saya terpilih sebagai finalis dari Australian Alumni Award for Young Category. Gak nyangka banget lah. Mana acaranya gala dinner pula yang dihadiri sama Najwa Shihab, Ligwina, Menperindag RI, termasuk beberapa artis dan Walikota Banda Aceh. Dan acaranya di hotel bintang lima Four Seasons Jakarta. Alhamdulillaah. Waktu pun terus berlalu, permintaan ibu2 komplek untuk meleskan anaknya yang SMP bermunculan. Akhirnya saya buka kelas untuk SMP pada bulan Agustus 2012. Suami modalin AC 1/2 PK dan tiga set meja n kursi, serta whiteboard jumbo sebesar dinding ruangan. hehehe...
Bertepatan dengan lebaran haji bulan Oktober 2012, kami dengan teman suami (suami istri) melakukan perjalanan double date ke Pulau Derawan, Kaltim. Yup, pulau eksotik yang Subhanallah indahnya. Sungguh snorkeling disana gak ada puasnya deh. Terumbu karang yang relatif masih alami serta ada pulau pasir yang mirip2 kayak di Pirates of Carribean gitu hihihi romantis abis lah foto disitu. Belum lagi masih keliling pulau Kakaban yang banyak ubur2 yg aman kalo kena kulit, Pulau Sangalaki yang jadi tempat penangkaran penyu serta Pulau eksotik yang dikelola oleh Malaysia yaitu Pulau Maratua. Sumpah ni pulau airnya beneran biru.
Tepat sebulan berikutnya, November 2012 saya harus menemani Ayah untuk kontrol jantung di RS Harapan Kita bersama mama. Saat itu pula dua hari sebelum keberangkatanku ke Jakarta, kami berdua dikejutkan oleh berita bahwa Bapak mertua (orang tua suamiku) kena serangan jantung. Ya Allaah,,, sungguh mendadak. akhirnya, suamiku ke Bandung dan saya ke Jakarta menemani Ayah. Hari pun terus berlalu, sampai tiba saatnya.
Yup, di saat Allah memberikan cobaan pahit kepada keluargaku dan keluarga suamiku, Allah memberikan kesempatan kedua untukku mengandung. Yeaayy, saya pun hamil saat sedang berada di Jakarta. Walaupun capek karena harus mondar-mandir, saya tetap menyerahkan semua sama Allah gimanapun keputusanNya. Saya niatkan bakti kepada orang tua. Alhamdulillaah, Ayahpun dibolehkan pulang tanpa harus di bypass. Saya balik ke kalimantan, dan orang tua ke Aceh. Kami berpisah di bandara Soetta.
Gimana gak dag dig dug coba, masih hamil muda saya masih dalam perjalanan. gak tau berapa usia kehamilan dan gak tau juga gimana kondisi janin. Sesampaiku di kalimantan, langsung esoknya kami berdua ke praktek Obgyn di Sangatta. Gimana hasilnya?
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Senin, 30 September 2013
Sabtu, 17 Desember 2011
Merokok itu HARAM!!!
Sore ini benar-benar membuat saya tenang. Gimana gak, suasana browsing saya kali ini ditemani dengan lantunan suara merdunya Mas Maher Zain :D. Entah kenapa, sore ini saya terinspirasi untuk membaca Tafsir Al-Qur'an. Mungkin terpengaruh oleh kebiasaan-kebiasaan di lingkungan sekitar saya yang hanya menitikberatkan pada pembacaan Yasin saja. Saya justru merasa sepertinya tidak ada penambahan ilmu setiap menghadiri majelis tersebut. Berhubung tidak bisa menambah ilmu dari situ, maka saya berinisiatif untuk belajar melalui internet mengenai isi kandungan Al-Qur'an lebih dalam.
Nah, saat asyik-asyiknya saya browsing keyword "Tafsir Al-Qur'an" via mesin pencari mbah gugel, saya mengklik beberapa situs. Betapa terkejutnya saya saat membaca tulisan di satu situs rumaysho.com yang menelaah tentang haramnya merokok. Berikut adalah isinya yang saya copas dari sumbernya:
Hmmm, penjelasan diatas mudah-mudahan memberikan makna kepada kamu semua untuk bisa lebih bijak dalam memutuskan kamu sebaiknya berhenti merokok, atau justru tidak memberikan perubahan apapun dari sebelumnya ;) Saya yakin kamu udah bisa membedakan mana yang baik dan buruk, yang salah dan benar :)
Semuanya kembali lagi ke kamu...;) Semoga bermanfaat ^^
Nah, saat asyik-asyiknya saya browsing keyword "Tafsir Al-Qur'an" via mesin pencari mbah gugel, saya mengklik beberapa situs. Betapa terkejutnya saya saat membaca tulisan di satu situs rumaysho.com yang menelaah tentang haramnya merokok. Berikut adalah isinya yang saya copas dari sumbernya:
Ada sebuah soal di website Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz yang pernah menjabat sebagai ketua komisi fatwa di KSA (Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’):
Sahabatku masih belum yakin akan haramnya merokok. Sahabatku tersebut berkata, “Aku tidak mau membenarkan hal itu sampai aku sendiri yang mendengar fatwa dari Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz yang menerangkan tentang hukum merokok.” Jadi tolong, wahai Syaikh untuk menyampaikan nasehat pada sahabatku tersebut. Jazakumullah khoiron.Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz memberikan jawaban,
Merokok menurut kami hukumnya haram. Kita pun telah mengetahui bagaimana hukum rokok itu sendiri dari sisi bahaya yang begitu banyak yang ditimbulkan. Itulah mengapa rokok itu haram tanpa diragukan lagi. Para pakar kesehatan telah menyatakan bahwa rokok dapat menimbulkan bahaya yang amat banyak. Oleh karena itu, wajib bagi setiap muslim untuk meninggalkan dan berhati-hati dengan rokok. Allah sendiri melarang orang yang beriman mencelakakan dirinya sendiri.
Allah Ta’ala berfirman,
وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ"Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan". (QS. Al Baqarah: 195).
Allah Ta’ala juga berfirman,
وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا"Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu". (QS. An Nisaa: 29). Oleh karenanya, wajib bagi setiap mukmin dan mukminah untuk menjauhi apa yang Allah haramkan dan apa yang menimbulkan bahaya bagi agama, diri dan badannya. Allah sungguh amat menyayangi hamba-Nya, jadinya Allah pun melarang segala hal yang bisa memudhorotkan mereka.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,
لا ضَرَرَ ولا ضِرارَ"Tidak boleh memulai memberi dampak buruk (mudhorot) pada orang lain, begitu pula membalasnya." Rokok sudah amat jelas memberikan dampak bahaya dan hal ini telah disepakati oleh pakarnya, yaitu para dokter. Ahli kesehatan dan para peneliti telah sepakat (berijma’) akan dampak rokok yang amat-amat berbahaya.
Aku menasehati kepada sahabatmu untuk bertakwa pada Allah dan hendaklah ia meninggalkan hal-hal yang kotor, lalu hendaklah ia bertaubat pada Allah karena dosa tersebut. Semoga seperti ini bisa mengendalikan kesehatannya, selamat dari murka Allah, dan hartanya pun jadi terjaga (tidak boros).
Wallahul musta’an.Sumber fatwa: http://www.binbaz.org.sa/mat/12026
Hmmm, penjelasan diatas mudah-mudahan memberikan makna kepada kamu semua untuk bisa lebih bijak dalam memutuskan kamu sebaiknya berhenti merokok, atau justru tidak memberikan perubahan apapun dari sebelumnya ;) Saya yakin kamu udah bisa membedakan mana yang baik dan buruk, yang salah dan benar :)
Semuanya kembali lagi ke kamu...;) Semoga bermanfaat ^^
Minggu, 13 Maret 2011
Hak dan Kewajiban Suami Istri
Kelanjutan dari tulisan saya sebelumnya dari "Kehidupan Setelah Menikah" maka saya menerbitkan tulisan terkait dengan pernikahan itu sendiri. Menurut saya, dalam kehidupan berumah tangga sudah sepatutnya kedua pasangan memahami akan hak dan kewajibannya masing2 maupun bersama. Pada kenyataannya hal inilah yang paling krusial dan seringkali diabaikan dalam praktiknya dalam kehidupan pernikahan sehingga tidak jarang terjadinya perceraian, pertengkaran maupun perselingkuhan.
Sebenarnya tulisan ini bukan murni tulisan saya, melainkan hasil copas-an dari sini dan hal ini saya lakukan karena kesulitan bagi saya untuk mengumpulkan data langsung dari Al-Qur'an maupun Hadits. Jadi saya mohon maaf duluan kalo ada yang gak berkenan, karena saya yakin ilmu yang sangat urgent ini untuk kita ketahui seumur hidup kita memang wajib kita sampaikan kepada seluruh umat manusia, tidak terbatas umat islam saja. Berikut poin2 penting yang harus dicermati dengan baik:
Dalam buku “Petunjuk Sunnah dan Adab Sehari-hari Lengkap” karangan H.A. Abdurrahman Ahmad disebutkan bahwa:
Sebenarnya tulisan ini bukan murni tulisan saya, melainkan hasil copas-an dari sini dan hal ini saya lakukan karena kesulitan bagi saya untuk mengumpulkan data langsung dari Al-Qur'an maupun Hadits. Jadi saya mohon maaf duluan kalo ada yang gak berkenan, karena saya yakin ilmu yang sangat urgent ini untuk kita ketahui seumur hidup kita memang wajib kita sampaikan kepada seluruh umat manusia, tidak terbatas umat islam saja. Berikut poin2 penting yang harus dicermati dengan baik:
Dalam buku “Petunjuk Sunnah dan Adab Sehari-hari Lengkap” karangan H.A. Abdurrahman Ahmad disebutkan bahwa:
Langganan:
Postingan (Atom)
